Apa itu Kokain?

Kokain adalah narkotika dan obat-obatan berbahaya. Apabila disalahgunakan, obat golongan stimulan ini dapat menimbulkan efek adiktif atau adiktif yang tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga efek psikologis pemakainya. Bahkan, penyalahgunaan kokain juga bisa berujung pada kematian.

Kokain berasal dari ekstrak daun tanaman Erythroxylum coca atau dikenal juga dengan daun coca. Tanaman ini banyak tumbuh di Amerika Selatan dan telah lama digunakan oleh masyarakat setempat untuk ritual keagamaan dan untuk menambah stamina.

Apa Saja Bentuk Penyalahgunaan Kokain?

Bentuk Penyalahgunaan Kokain

Penyalahgunaan kokain bisa dilakukan dengan dua cara, yakni:

  1. Basis gratis

Basa bebas adalah kokain murni tanpa bahan tambahan lain yang dibuat dalam bentuk kristal. Kokain jenis ini biasanya dikonsumsi dengan cara dipanaskan hingga menghasilkan asap, kemudian dihirup.

  1. Kokain bubuk

Kokain jenis ini berbentuk bubuk putih halus dan sering dicampur dengan gula, tepung maizena, vitamin, atau tepung. Kokain bubuk sering disedot atau dihirup melalui hidung, disuntikkan ke pembuluh darah, diminum, atau digosokkan ke gusi.

Efek Penggunaan Kokain

Kokain adalah jenis obat yang dapat menyebabkan kecanduan atau ketergantungan obat. Setelah terkena efek ini, pengguna akan merasakan dorongan untuk terus menggunakan kokain.

Kokain dapat membuat pengguna merasa bahagia, berenergi, banyak bicara, dan lebih percaya diri dalam waktu singkat. Efek lain dari kokain adalah perubahan suasana hati yang drastis dan menghilangkan rasa sakit dan kelelahan. Namun, efeknya hanya berlangsung sekitar 30 menit hingga 3 jam.

 

Ketika kokain berhenti digunakan, gejala putus obat akan muncul. Efek ini dapat menyebabkan gangguan mental, seperti perubahan mood, depresi,  psikosis, perubahan perilaku yang terkadang mengarah pada kekerasan, sulit tidur, dan gelisah.

Namun jika sering digunakan, kokain dapat membuat penggunanya mengalami paranoia, halusinasi, lekas marah, panik,  kekerasan, kecemasan, dan melakukan tindakan aneh dan berulang.

Bahaya Kokain bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Kokain dapat memberikan berbagai efek yang dapat merugikan dan mengganggu berbagai fungsi organ. Berikut bahayanya:

  1. Otak

Kokain dapat memicu gangguan fungsi otak dan salah satunya adalah produksi hormon dopamin, yaitu senyawa kimia yang berperan dalam menyampaikan rangsangan ke seluruh tubuh. Hal ini dapat memicu berbagai gejala, seperti kejang dan gangguan gerakan seperti tremor. Ketika digunakan dalam dosis tinggi, kokain dapat menyebabkan kematian otak.

  1. Hati

Penggunaan kokain dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah serta mempersempit pembuluh darah yang mensuplai darah ke jantung. Jika tidak segera diobati, kondisi ini dapat memicu serangan jantung dan aritmia yang mengancam jiwa.

  1. Kulit

Penggunaan kokain melalui suntikan berisiko menyebabkan infeksi pada kulit dan jaringan di sekitarnya, termasuk otot. Infeksi yang terjadi biasanya disebabkan bakteri Staphylococcus. Bakteri ini ditemukan dalam jarum suntik yang tidak steril atau digunakan secara bergantian.

Dengan mengikuti rehabilitasi narkoba, penyalahguna bisa mendapatkan kesempatan pemulihan yang lebih baik. Rehabilitasi narkoba sendiri merupakan proses pemulihan seseorang untuk kembali ke keadaan semula dan menghilangkan efek ketergantungan. Rehabilitasi Narkoba sendiri meliputi tindakan dalam rangka memulihkan nama baik seseorang, berdasarkan Undang-Undang Presiden Republik Indonesia berhak memberikan grasi dan rehabilitasi.

 

Untuk Rehabilitasi Narkoba Anda bisa langsung mengunjungi Rehabilitasi Narkoba gratis di Jakarta untuk program pemulihan. Rehabilitasi Narkoba di Bogor dengan pelayanan dengan fasilitas premium, serta Rehabilitasi Narkoba di dekat Depok dengan program yang terpercaya dan bersertifikat. Jika Anda sedang mencari program rehabilitasi narkoba di Bekasi, tidak perlu jauh-jauh ke Ashefa saja!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.